Kumpulan Artikel Penuh Inspirasi

22 May 2009

Pelajaran Sang Kodok

Sekelompok kodok sedang berjalan jalan melintasi hutan,dan dua di antara kodok tersebut jatuh kedalam sebuahlubang. Semua kodok kodok yang lain mengelilingi lubangtersebut. Ketika melihat betapa dalamnya lubang tersebut, mereka berkata pada kedua kodok tersebut bahwa mereka lebih baik mati. Kedua kodok tersebut mengacuhkan komentar-komentar itu dan mencoba melompat keluar dari lubang itu dengan segala kemampuan yang ada. Kodok yang lainnya tetap mengatakan agar mereka berhenti melompat dan lebih baik mati.

Akhirnya, salah satu dari kodok yang ada di lubang itu mendengarkan kata-kata kodok yang lain dan menyerah. Dia terjatuh dan mati. Sedang kodok yang satunya tetap melanjutkan untuk melompat sedapat mungkin. Sekali lagi kerumunan kodok-kodok tsb berteriak padanya agar berhenti berusaha dan mati saja. Dia bahkan berusaha lebih kencang dan akhirnya berhasil.

(more…)

Kisah Lili

Dulu sekali di negeri Cina, hiduplah seorang gadis bernama Li-Li yang menikah dan tinggal di wisma mertua indah. Dalam tempo singkat, Li-Li tahu bahwa ia tidak cocok sama sekali dengan ibu mertuanya. Karakter mereka jauh berbeda, dan Li-Li sangat berang terhadap banyak kebiasaan ibu mertuanya. Juga, mertuanya itu terus menerus mengritiknya.

Hari berganti hari, begitu pula bulan berganti bulan. Li-Li dan ibu mertuanya tidak pernah berhenti berdebat dan bertengkar. Yang memperburuk suasana ialah adat kuno Cina di mana Li-Li dituntut harus selalu menundukkan kepala untuk menghormati mertuanya dan mentaati semua kemauannya. Semua kemarahan dan ketidakbahagiaan di dalam rumah itu menyebabkan kesedihan yang mendalam pada hati suami Li-Li, seorang yang berjiwa sangat sederhana.

(more…)

Kisah Seekor Belalang

belalangSeekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya tersebut.Dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebebasannya. Di perjalanan dia bertemu dengan seekor belalang lain. Namun dia keheranan mengapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.

Dengan penasaran ia menghampiri belalang itu, dan bertanya, “Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia ataupun bentuk tubuh ?”. Belalang itu pun menjawabnya dengan pertanyaan, “Dimanakah kau selama ini tinggal? Karena semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan”. Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.

(more…)

21 May 2009

Batu Kecil

Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya. Pekerja itu berteriak-teriak,tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang- orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.

Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada di bawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang keduapun memperoleh hasil yang sama. (more…)

Persahabatan

Dapet Dari Bulletin Di Friendster nich… setelah di baca agak menyentuh juga , makanya aku saliin di blog ini..

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya…

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.

(more…)

Mencapai Puncak

Filed under: Artikel,Cerita Motivasi — planetmotivasi @ 2:48 AM
Tags: , , ,

Di suatu pagi, terlihat seorang pemuda dengan bungkusan kain berisi bekal berjalan dengan tujuan mendaki kesebuah puncak gunung ternama.Terdengar kabar, di puncak gunung itu terdapat pemandangan indah layaknya berada di surga. Sesampainya di lereng, terlihat sebuah gubuk kecil yang dihuni oleh seorang kakek tua.Ia hampiri rumah tersebut, menyapa pemiliknya, kemudian mengutarakan maksudnya:

“ Kek, saya ingin mendaki gunung ini, Tolong tunjukkan kepada saya jalan yang paling mudah untuk mencapai ke puncak.”Si kakek dengan enggan mengangkat tangannya dan menunjukkan tiga jari ke hadapan pemuda.“Ada 3 jalan menuju puncak, kamu bisa memilih sebelah kiri, tengah atau kanan?” “Kalau saya memilih sebelah kiri?”Sang kakek menjawab:

“Sebelah kiri melewati banyak bebatuan.”

setelah berpamitan dan mengucap terimakasih, si pemuda bergegas melanjutkan perjalanannya.Beberapa jam kemudian dengan keringat bercucuran, si pemuda akhirnya kembali untuk menemui sang kakek.“Kek, saya tidak sanggup melewati terjalnya bebatuan. Jalan sebelah mana lagi yang harus saya lewati kek?”Sang kakek dengan tersenyum mengangkat lagi 3 jari tangannya dan berkata “Pilihlah sendiri, kiri, tengah atau sebelah kanan?” “Kalau saya memilih sebelah kanan?”Sang kakek menjawab:

“Sebelah kanan melewati banyak semak berduri.”

setelah berpamitan dan mengucap terimakasih, si pemuda bergegas melanjutkan perjalanannya. setelah berpamitan dan mengucap terimakasih, si pemuda bergegas melanjutkan perjalanannya.Beberapa jam kemudian dengan tubuh bercucuran darah, si pemuda akhirnya kembali untuk menemui sang kakek.“Kek, saya tidak sanggup melewati banyak semak berduri. Jalan sebelah mana lagi yang harus saya lewati kek?”

(more…)

Ibu

Filed under: Artikel,Diary — planetmotivasi @ 2:38 AM
Tags: , , , ,

Sewaktu masih kecil, aku sering merasa dijadikan pembantu olehnya.Ia selalu menyuruhku mengerjakan tugas-tugas seperti menyapu lantai dan mengepelnya setiap pagi dan sore. Setiap hari, aku ‘dipaksa’ membantunya memasak di pagi buta sebelum ayah dan adik-adikku bangun. Bahkan sepulang sekolah, ia tak mengizinkanku bermain sebelum semua pekerjaan rumah dibereskan. Sehabis makan, aku pun harus mencucinya sendiri juga piring bekas masak dan makan yang lain. Tidak jarang aku merasa kesal dengan semua beban yang diberikannya hingga setiap kali mengerjakannya aku selalu bersungut-sungut.

(more…)

Don't Hate Me Mom

SEBUAH KISAH IRONIS DI IRLANDIA UTARA YANG TELAH DITERJEMAHKAN KEDALAM BAHASA INDONESIA

———————————————————–
SAYA IBU TERBURUK DIDUNIA INI
…………………………………………………..

Oh, Tuhan, ijinkan aku menceritakan hal ini…, sebelum ajal menjemputku… 20 tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh… Sam, suamiku, memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan. Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga.

Ditahun kedua setelah Eric dilahirkan sayapun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah… Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. (more…)

Regards

Dear Diary,

Hai Di , udah lama vella ngga nulisin kamu yah , banyak banget yang vella mau ceritain ke kamu Di . Tadi pagi vella sama temen2 ngomongin cowok masing-masing. Di masih inget sama evan kan ? cowoknya vella ? Vella malu banget deh sama dia . Dia soalnya ngga kayak cowok2 temen vella yang lain Di. Sebel deh sama evan , Bayangin deh Di semua minusnya evan nih yah :

Minus 10 karena dia ngga punya handphone !!! padahal cowok2 temen vella yang lain punya handphone. Minus 10 karena dia ngga dibolehin nyetir mobil sama ortunya karena belum 17 , padahal cowok2 temen vella yang lain biar sama2 smp udah boleh bawa sendiri !!!!!

Minus 10 karena dia itu rambutnya cuma cepak biasa , padahal cowok2 temen vella yang lain itu rambutnya gaya abhies. Minus 10 buat dia karena dia itu ngga suka ke tempat2 dugem Di ! padahal vella suka banget ke sana, malu banget ngga sih punya cowok kayak gitu .Minus 1! 0 buat dia lagi Di ! karena dia ngga punya satu pun jacket xsml padahal cowok2 temen vella yang lain. sering banget belanja disana , kalau dia sih paling pake bajunya bangsa bangsa jacket yang merek FILA, (idih banget ngga siCh Di!). (more…)

Berdamai Dengan Takdir

“Apakah manusia dibiarkan untuk mendapatkan semua yang dia inginkan? Jika demikian, lantas apa yang ia sisakan dari kenikmatan surga?” Jika kita memiliki sebuah keinginan, lantas kita sudah mengerahkan seluruh usaha untuk mencapainya, namun ternyata Allah tak juga memperkenankan kitameraih impian tersebut, apakah lantas kita berhak untuk ‘mencaci’ Allah? Apakah itu kemudian membuat kita sah menyalahkan takdir?

Seorang teman beberapa saat lalu menerima pengumuman dari sebuah yayasanbeasiswa internasional bahwa dirinya tidak lulus. Ini kegagalan yang tidak main-main. Pertama, kegagalan ini bukanlah kegagalan yang pertama. Rekan saya tersebut telah lima kali mengikuti program ini, sejak menyelesaikan S1 Hukum di sebuah universitas kesohor di Bandung. Dan yang kedua, untuk kelima kalinya, dia mengikuti rangkaian tes itu hingga ke tahap-tahap akhir.

(more…)

Jam Tangan

Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. “Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?” “Ha?,” kata jam terperanjat, “Mana sanggup saya?” “Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?” “Delapan puluh ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?” jawab jam penuh keraguan.

“Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?” “Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? Banyak sekali itu” tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya. Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada
si jam. “Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?” “Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!” kata jam dengan penuh antusias.

(more…)

Anak Bijak

Filed under: Artikel,Cerita Motivasi — planetmotivasi @ 2:31 AM
Tags: , , ,

Suatu hari, ayah dari suatu keluarga yang sangat sejahtera membawa anaknya bepergian ke suatu negara yang sebagian besar penduduknya hidup dari hasil pertanian, dengan maksud untuk menunjukkan bagaimana kehidupan orang-orang yang miskin. Mereka menghabiskan waktu berhari-hari di sebuah tanah pertanian milik keluarga yang terlihat sangat miskin. Sepulang dari perjalanan tersebut, sang ayah bertanya kepada
anaknya, “Bagaimana perjalanan tadi?” “Sungguh luar biasa, Pa.”

“Kamu lihat kan bagaimana kehidupan mereka yang miskin?” tanya sang ayah. “Iya, Pa,” jawabnya. “Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan ini?” tanya ayahnya lagi. Si anak menjawab, “Saya melihat kanyataan bahwa kita mempunyai seekor anjing sedangkan mereka memiliki empat ekor. Kita punya sebuah kolam yang panjangnya hanya sampai ke tengah-tengah taman, sedangkan mereka memiliki sungai kecil yang tak terhingga panjangnya. (more…)

Kisah Cinta Buta

Filed under: Artikel,Cinta — planetmotivasi @ 2:30 AM
Tags: , , , ,

Pada masa dulu, sebelum dunia diciptakan seperti yang kita kenal sekarang dan manusia belum lagi menginjakkan kakinya di sana, semua sifat kebaikan dan kejahatan berkeliaran tak tentu arah dan merasa bosan, tak tahu apa yang hendak dilakukan.Suatu hari, mereka berkumpul dan merasa lebih bosan lagi daripada sebelumnya, sampai ketika Kecerdikan
mengemukakan usul :

“Mari kita bermain petak umpet” Mereka semua menyukai ide tsb, dan secara tiba2 Madness/Kegilaan berteriak : “Aku ingin menghitung, biar aku saja yang menghitung!” Dan karena tidak ada yang cukup gila untuk ingin mencari kegilaan, semua yang lain setuju saja. Kegilaan segera bersandar ke pohon dan mulai menghitung, “Satu, dua, tiga…” Sementara Kegilaan menghitung, semua sifat kebaikan dan kejahatan tsb bersembunyi.

(more…)

8 Kado Indah

Delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi:

1.KEHADIRAN

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan.

2.MENDENGAR

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan Anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya. (more…)

20 May 2009

Multilevel Kebaikan

Ada teman yang pernah bertanya, “apa sih yang membuat kamu senang membantu orang lain?”

Saya berikan dia dua jawaban, pertama, karena Tuhan senang dengan orang-orang yang suka membantu saudaranya. Tuhan akan memberikan kemudahan bagi orang yang memudahkan orang lain. Kedua, saya berjanji kepada seseorang untuk terus berbuat baik membantu orang lain.

“Seseorang .?” teman saya makin bingung.

Baiklah, saya akan perjelas. Beberapa tahun lalu saya pernah berada dalam kesulitan keuangan.Kuliah saya terancam berantakan karena saya tak mampu mengumpulkan uang kuliah dari sisa-sisa gaji saya yang memang kecil. Saya nyaris putus asa dan berpikir akan mengakhiri kuliah saya dan berhenti di tingkat dua saja. Biarlah tinggal mimpi, pikir saya. (more…)

Pegawai Hotel Yang Sabar

Beberapa bulan yg lalu di meja pemesanan kamar hotel Memphis, saya melihat suatu kejadian yg bagus sekali, bagaimana seseorang menghadapi orang yg penuh emosi. Saat itu pukul 17:00 lebih sedikit, dan hotel sibuk mendaftar tamu-tamu baru. Orang di depan saya memberikan namanya kepada pegawai di belakang meja dengan nada memerintah. Pegawai tsb berkata, “Ya, Tuan, kami sediakan satu kamar ‘single’ untuk Anda.”

“Single,” bentak orang itu, “Saya memesan double.” Pegawai tsb berkata dg sopan, “Coba saya periksa sebentar.” Ia menarik permintaan pesanan tamu dari arsip dan berkata, “Maaf, Tuan. Telegram Anda menyebutkan single. Saya akan senang sekali menempatkan Anda di kamar double, kalau memang ada. Tetapi semua kamar double sudah penuh.” Tamu yg berang itu berkata, “Saya tidak peduli apa bunyi kertas itu, saya mau kamar double.”

Kemudian ia mulai bersikap “anda-tau-siapa-saya,” diikuti dengan “Saya akan usahakan agar Anda dipecat. Anda lihat nanti. Saya akan buat Anda dipecat.” Di bawah serangan gencar, pegawai muda tsb menyela, “Tuan, kami menyesal sekali, tetapi kami bertindak berdasarkan instruksi Anda.” (more…)

Tips Pengembangan Diri

Teknik Karet Gelang Merah

Teknik sederhana ini saya pelajari dari Robert G. Allen, milyuner dari NewYork dan pengarang buku best seller “Road to Wealth”. Allen mengatakan,bahwa dalam setiap tindakan kita, selalu ada pikiran positif dan negatif. Bahkan jika kita berdiam diri pun juga ada kedua pikiran tersebut, misalnya pikiran positif akan berkata “Ayo,kita mulai bekerja”.  Sedangkan pikiran negatif berkata “Ah, nanti saja. Sedang enak nih duduk-2nya”. Kedua pikiran ini sama kekuatannya. Jadi terkadang positif yang menang, saat lain negatif yang menang. Lalu, jika memang kekuatannya 50 : 50, bagaimana caranya agar positif bisa lebih dominan ?

(more…)

Pahami Karakter Anda

Filed under: Artikel,Pengembangan Diri — planetmotivasi @ 2:59 AM
Tags: , , ,

Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh para profesor di USA, ada 2 ekor monyet yang dimasukkan ke dalam satu ruangan kosong secara bersama-2. Kita sebut saja monyet tersebut Monyet A dan B. Di dalam ruangan tersebut terdapat sebuah tiang, dan diatas tiang tersebut nampak beberapa pisang yang sudah matang. Apa yang akan dilakukan oleh 2 monyet tersebut menurut anda ?

Setelah membiasakan diri dengan keadaan lingkungan di dalam ruangan tersebut, mereka mulai mencoba meraih pisang-2 tersebut. Monyet A yang mula-2 mencoba mendaki tiang. Begitu monyet A berada di tengah tiang, sang profesor menyemprotkan air kepadanya, sehingga terpeleset dan jatuh. Monyet A mencoba lagi, dan disemprot, jatuh lagi, demikian berkali-2 sampai akhirnya monyet A menyerah. Giliran berikutnya monyet B yang mencoba, mengalami kejadian serupa, dan akhirnya menyerah pula.

Berikutnya ke dalam ruangan dimasukkan monyet C. Yang menarik adalah, para profesor tidak akan lagi menyemprot para monyet jika mereka naik. Begitu si monyet C mulai menyentuh tiang, dia langsung ditarik oleh monyet A dan B.Mereka berusaha mencegah, agar monyet C tidak mengalami `kesialan’ seperti mereka. Karena dicegah terus dan diberi nasehat tentang bahayanya bila mencoba memanjat keatas, monyet C akhirnya takut juga dan tidak pernah memanjat lagi.

(more…)

Pohon Apel

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang  memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula, pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.

(more…)

Sibuk Karir

Seperti biasa Rudi, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Imron, putra pertamanya yang baru duduk di kelas dua SD yang membukakan pintu. Ia nampaknya sudah menunggu cukup lama. “Kok, belum tidur?” sapa Rudi sambil mencium anaknya. Biasanya, Imron memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari. Sambil membuntuti sang ayah menuju ruang keluarga, Imron menjawab, “Aku nunggu Ayah pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Ayah?” “Lho, tumben, kok nanya gaji Ayah? Mau minta uang lagi, ya?”

“Ah, enggak. Pengen tahu aja.” “Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Ayah bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp 400.000,-. Dan setiap bulan rata-rata dihitung 25 hari kerja. Jadi, gaji Ayah dalam satu bulan berapa, hayo?” Imron berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara ayahnya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Rudi beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Imron berlari mengikutinya. “Kalau satu hari ayah dibayar Rp 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam ayah digaji Rp 40.000,- dong,” katanya. “Wah, pinter kamu. (more…)

Buku Telepon

Filed under: Artikel,Cerita Motivasi — planetmotivasi @ 2:40 AM
Tags: , , ,

Suatu ketika di ruang kelas sekolah menengah, terlihat suatu percakapan yang menarik. Seorang guru, dengan buku di tangan, tampak menanyakan sesuatu kepada murid-muridnya di depan kelas.  Sementara itu, dari mulutnya keluar sebuah pertanyaan. “Anak-anak, kita sudah hampir memasuki saat-saat terakhir bersekolah di sini. Setelah 3 tahun, pencapaian terbesar apa yang membuatmu bahagia?

Adakah hal-hal besar yang kalian peroleh selama ini?” Murid-murid tampak saling pandang. Terdengar suara lagi dari guru, “Ya,ceritakanlah satu hal terbesar yang terjadi dalam hidupmu…”. Lagi-lagi semua murid saling pandang, hingga kemudian tangan guru itu menunjuk pada seorang murid. “Nah, kamu yang berkacamata, adakah hal besar yang kamu temui? Berbagilah dengan teman-temanmu…”.

Sesaat, terlontar sebuah cerita dari si murid, “Seminggu yang lalu, adalah masa yang sangat besar buatku. Orangtuaku, baru saja membelikan sebuah motor, persis seperti yang aku impikan selama ini”. Matanya berbinar, tangannya tampak seperti sedang menunggang sesuatu. “Motor sport dengan lampu yang berkilat, pasti tak ada yang bisa mengalahkan kebahagiaan itu!” Sang guru tersenyum. Tangannya menunjuk beberapa murid lainnya. (more…)

Masih Ada Hari Esok

Filed under: Artikel,Cerita Motivasi — planetmotivasi @ 2:39 AM
Tags: , , ,

Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak.  Dia hidup dalam keluarga yang bahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya.  Tetapi, dia tidak pernah mensyukuri betapa baiknya kehidupan yang dia miliki. Dia terus bermain,menggangu sanak keluarganya kalau mereka tidak mau bermain apa yang dia ingin main.  Tetapi, ketika dia mau minta maaf, dia selalu berkata,

“Tidak apa-apa, besok kan bisa.”

Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya.Dia belajar,mendapat teman, dan sangat bahagia.  Tetapi, dia nggak pernah mensyukurinya.  Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah sewajarnya.  Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak tidak pernah mengambil inisiatif untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya.  Alasan dia,

“Tidak apa-apa, besok kan bisa.” (more…)

Maaf dan Lupakan

Filed under: Artikel,Cerita Motivasi,Persahabatan — planetmotivasi @ 2:37 AM
Tags: , ,

Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Ditengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar temannya. Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir; HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENAMPAR PIPIKU.

Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya. Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu; HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENYELAMATKAN NYAWAKU.

(more…)

Cintailah Orang Terdekat

Filed under: Artikel,Cinta — planetmotivasi @ 2:34 AM
Tags: , , ,

jika kamu memancing ikan..
setelah ikan itu terlekat di mata kail..
hendaklah kamu mengambil ikan itu..
jangan sesekali kamu lepaskan ia semula..
ke dalam air begitu saja..
kerana ia akan sakit oleh ketajaman mata kailmu dan mungkin
ia akan menderita selagi ia masih hidup…

begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang..
setelah ia mula menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya..
jangan sesekali kamu meninggalkannya begitu saja..
kerana ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat
melupakan segalanya selagi ia mengingatmu..

(more…)

Motivation of Live

1. Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.

2. Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi. Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

3. Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita. (more…)

19 May 2009

Kopi Asin

Seorang pria bertemu dengan seorang gadis di sebuah pesta, si gadis tampil luar biasa cantiknya, banyak lelaki yang mencoba mengejar si gadis. Si pria sebetulnya tampil biasa saja dan tak ada yang begitu memperhatikan dia, tapi pada saat pesta selesai dia memberanikan diri mengajak si gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. Si gadis agak terkejut, tapi karena kesopanan si pria itu, si gadis mengiyakan ajakannya.

Dan mereka berdua akhirnya duduk di sebuah coffee shop, tapi si pria sangat gugup untuk berkata apa-apa dan si gadis mulai merasa tidak nyaman dan berkata, “Kita pulang aja yuk…?!?”.

(more…)

Cintailah Cinta

Memang menyakitkan ketika kita mencintai seseorang, namun ia tak membalasnya, tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika kita mencintai seseorang dan kita tidak pernah dapat menemukan keberanian untuk mengungkapkan perasaan kita padanya.

Sebuah hal yang menyedihkan dalam hidup ketika kita bertemu dengan seseorang, yang sangat berarti bagi kita, hanya untuk mengetahui pada akhirnya seseorang tersebut tidak ditakdirkan untuk bersama kita, sehingga kita harus dengan berat hati membiarkannya pergi dan berlalu.

(more…)

SOICHIRO HONDA : "Lihat Kegagalan Saya"

Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi…Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki “raja jalanan”.

Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda – Soichiro Honda – diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. “Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever. (more…)

Memori

Malam ini kita masih bisa tertawa
Bahagia tanpa sadari waktu mungkin kan terhenti
Genggam tangan ku dengan erat
Tersenyumlah di hari yang mungkin tak begini

Ingat kembali semua yang pernah kita lakukan bersama
Tertawa walau di cerca membela kawan yang kesulitan
Kita kan selalu bersama
Dalam memori yang tak terbatasi

Waktu biarkan sepi senang
Dan berjanjilah
Tak kan pernah lupakan sebutirpun kenangan
Yang telah tercipta di setiap detik bersama

Walau esok kau dan aku
Tak kan bisa lagi bertemu
Tetap lah simpan memori yang telah tercipta

Karya : Galih Rustandi Saputra

Ku Telah Jatuh

Aku tak pernah merasakan cinta
Yang bisa membuat ku jadi gila
Tapi sejak kau di sisi ku
Ku rasakan sesuatu yang berbeda

Senyuman indah di bibir manis mu
Yang selalu hadir hiasi mimpi ku
Aku tak bisa lupakan diri mu
Kau telah tambahkan bunga di hati ku

Aku telah jatuh telah jatuh cinta
Pada diri mu yang membuat ku jadi gila
Aku tak bisa lupakan diri mu
Kau telah membuat ku jatuh cinta pada mu

Sungguh ku tak bisa melupakan mu
Kau terlalu indah di mata ku
Kau telah membuat ku gila
Membuat ku rasakan satu cinta yang berbeda

Karya : Galih Rustandi Saputra

Percayalah Kau Bisa Meraihnya

Kau adalah apa yang kau pikirkan
Kau tidaklah seperti yang mereka katakan
Jadi tetaplah berdiri tegar
Biarlah sang badai menghajar

Acuhkan apa yang dikatakan mereka
Percayalah kau bisa menggapai semua
Yakinkan hati mu bisa melakukannya
Berpikirlah kau bisa terbang tinggi ke angkasa

Raih cita gapai asa
harapan di depan mata
Jangan kau takut melangkah kan kaki mu
Aku di sini ada untuk mendukung mu

Jangan pernah berhenti
Dan mengakhiri semua
Percaya lah hati mu bisa meraihnya

Karya : Galih  Rustandi Saputra

Ikatan Seindah Senyuman

Sahabat kata yang terpikirkan
Di balik bayang kesepian
Memiliki nya ku pikir takan bisa
Ikatan yang selalu ku tinggal kan

Tapi semua berbeda
Saat ku mengenal diri nya
Diri nya yang akui diri ku ada
Membuat ku tak merasa kan sendiri

Aku ingin bisa
Selalu tertawa bersama
Hapus kebodohan
Yang memisah kan kita

Aku tak ingin pisah
Hingga takdir nya yang memisah
Ikatan seindah senyuman

Karya : Galih Rustandi Saputra

Sungguh Hanya Diri mu

Terjebak dalam hati
Yang tak pernah rasakan bahagia
Selalu seperti ini
Sendiri hadapi semua

Dingin nya kata ini
Selalu itu yang mereka katakan
Ku tak ingin begini
Ku butuh hangat nya perasaan

Dan kau pun datang
Bawakan senyuman
Luluh kan dingin nya perasaan ku
Hangat nya merebah

Hati ku pun terjatuh
Sungguh karna mu
Aku bahagia
Tak akan ku lepas kan

Sungguh hanya diri mu
Yang bisa membuat diri ku
Tersenyum bahagia rasakan
Hangat nya cinta

Tak pernah ku rasakan
Seindah senyuman mu
Hanya diri mu yang mampu
Menghangat kan hati ku

Tak kan pernah
Aku melepaskan mu
Ku kan selalu menjaga dirimu

Hangat nya hati ini
Tercipta karna kau tersenyum pada ku
Sungguh ku berjanji
Ku kan selalu menjaga diri mu

Karya : Galih Rustandi Saputra

« Previous Page

Create a free website or blog at WordPress.com.