Kumpulan Artikel Penuh Inspirasi

2 July 2009

Nilai Diri

Seorang pembicara mengawali pidatonya dengan mengeluarkan selembar uang Rp.100.000 baru dari dalam kantongnya dan mengacungkannya.”Siapa yang menginginkan uang ini?” Semua orang mengacungkan tangannya. “Ok.” Lalu pembicara itu melipat-lipat uang itu hingga terlihat kusut, dan ia bertanya, “Sekarang, siapa yang menginginkan uang ini?” Lagi-lagi semua orang mengacungkan tangan tanpa ragu.

Kali ini si pembicara menginjak-injak uang yang kusut itu hingga terlihat sangat kotor. Ia bertanya lagi, “Siapa diantara anda yang masih menginginkan uang ini?” Semua orang mengacungkan tangan tanpa perduli bagaimana bentuk dan rupa uang itu sekarang.

Si pembicara tersenyum, kemudian ia mulai berbicara, “Sekarang sudah terbukti, bagaimanapun keadaan uang tersebut, uang itu tetap bernilai dimata anda semua. Demikian pula dengan diri kita. Bagaimanapun dan apapun yang terjadi pada diri kita,seperti apapun diri kita dulu atau sekarang, kita tetaplah berharga dan bernilai bagi orang-orang yang mencintai kita.”

(submitted by deviblue@y…)

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: