Kumpulan Artikel Penuh Inspirasi

23 May 2009

Tulang Rusuk

Ce : Yang paling kamu cintai di dunia ini siapa ?
Co : Kamu dong !!!
Ce : Menurut kamu, aku ini siapa ?
Co : (berpikir sejenak lalu menatap Ce dengan pasti)

Kamu tulang rusukku Pada saat itu, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa.
Semua Pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati …”

Setelah menikah, pasangan itu mengalami masa yang indah dan manis untuk
sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing – masing dan kepenatan hidup yang ada. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain. Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas. Pada suatu hari pada akhir sebuah pertengkaran Ce lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak “Kamu nggak cinta lagi sama aku !”.

Co sangat membenci ketidak dewasaan Ce dan secara spontan balik berteriak
“Aku menyesal kita menikah ! Kamu ternyata bukan tulang rusukku !!!” Tiba – tiba Ce menjadi terdiam dan berdiri terpaku untuk beberapa saat. Co menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan, tetapi seperti air yang telah tertumpah tidak mungkin untuk diambil kembali. Dengan berlinang air mata, Ce kembali kerumah dan mengambil barang – barangnya, bertekad untuk berpisah.

“Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing – masing. Lima tahun berlalu. Co tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Ce. Ce pernah ke luar negeri tetapi sudah kembali. Dia pernah menikah dengan seorang asing dan bercerai. Co agak kecewa bahwa Ce tidak menunggunya kembali. Dan di tengah malam yang sunyi dia meminum kopinya dan merasakan sakit di hatinya. Tetapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Ce.

Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat dimana banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas.

Co : Apa kabar ?
Ce : Baik … apakah kamu sudah menemukan rusukmu
yang hilang ?
Co : Belum.
Ce : Aku terbang ke New York dengan penerbangan
berikut.
Co : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku
kalau kamu sempat. Kamu
tahu
nomor telepon kita, tidak ada yang berubah.

Ce tersenyum manis, lalu berlalu.

“Good bye ….”

Semingga kemudian dia mendengar bahwa Ce adalah salah satu korban Menara WTC.

Malam itu, sekali lagi, Co mereguk kopinya dan kembali merasakan sakit dihatinya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Ce, tulang rusuknya sendiri yang telah dengan bodohnya dia patahkan.

“Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal”

3 Comments »

  1. keren bro…kita mang pernah menyadari pentingnya arti seseorang sebelum dia pergi meninggalkan kita..
    gw boleh share lg kan bro

    Comment by lukman — 15 August 2010 @ 2:16 AM | Reply

    • silahkan bro…

      Comment by planetmotivasi — 15 August 2010 @ 9:15 AM | Reply

    • tengo un hijo de 3 aÃas,oh±ce poco hubo mucho aire nos cayo una ramada por culpa de eso y ahora no mas hay poco aire y empieza a llorar y temblar ya no se qué hacer si alguien me da un consejo me seria util para ayudar a mi hijo

      Comment by Johnie — 15 May 2017 @ 5:43 AM | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: