Kumpulan Artikel Penuh Inspirasi

22 May 2009

Pelajaran Sang Kodok

Sekelompok kodok sedang berjalan jalan melintasi hutan,dan dua di antara kodok tersebut jatuh kedalam sebuahlubang. Semua kodok kodok yang lain mengelilingi lubangtersebut. Ketika melihat betapa dalamnya lubang tersebut, mereka berkata pada kedua kodok tersebut bahwa mereka lebih baik mati. Kedua kodok tersebut mengacuhkan komentar-komentar itu dan mencoba melompat keluar dari lubang itu dengan segala kemampuan yang ada. Kodok yang lainnya tetap mengatakan agar mereka berhenti melompat dan lebih baik mati.

Akhirnya, salah satu dari kodok yang ada di lubang itu mendengarkan kata-kata kodok yang lain dan menyerah. Dia terjatuh dan mati. Sedang kodok yang satunya tetap melanjutkan untuk melompat sedapat mungkin. Sekali lagi kerumunan kodok-kodok tsb berteriak padanya agar berhenti berusaha dan mati saja. Dia bahkan berusaha lebih kencang dan akhirnya berhasil.

Ketika dia sampai diatas, ada kodok yang bertanya, “Apa kau tidak mendengar teriakan kami?”. Lalu kodok itu (dengan membaca gerakan bibir kodok yang lain) menjelaskan bahwa ia tuli. Akhirnya mereka sadar bahwa saat di bawah tadi mereka dianggap telah memberikan semangat kepada kodok tersebut.

Renungan :

Kekuatan hidup dan mati ada di lidah. Kekuatan kata-kata
yang diberikan pada seseorang yang sedang “jatuh” justru
dapat membuat orang tersebut bangkit dan membantu mereka
dalam menjalani hari-hari.

Kata-kata buruk yang diberikan pada seseorang yang sedang
“jatuh” dapat membunuh mereka. Hati hatilah dengan apa
yang akan diucapkan. Suarakan ‘kata-kata kehidupan’ kepada
mereka yang sedang menjauh dari jalur hidupnya. Kadang-
kadang memang sulit dimengerti bahwa ‘kata-kata kehidupan’
itu dapat membuat kita berpikir dan melangkah jauh dari
yang kita perkirakan.

Semua orang dapat mengeluarkan ‘kata-kata kehidupan’ untuk
membuat rekan dan teman atau bahkan kepada yang tidak kenal
sekalipun untuk membuatnya bangkit dari keputus-asaanya,
kejatuhannya, ataupun kemalangannya.

Sungguh indah apabila kita dapat meluangkan waktu kita
untuk memberikan spirit bagi mereka yang sedang putus asa
dan jatuh. (submitted by andono.kristanto@judistira.com)

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: